SYUKURAN DALAM RANGKA PERESMIAN OPERASIONAL BANDAR UDARA LETUNG KECAMATAN JEMAJA
DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS PROVINSI KEPULAUAN RIAU. LETUNG 2 DESEMBER 2016
Jemaja – Penerbangan di bandara Letung kembali aktif
terhitung mulai Rabu (15/3) kemarin. Ke depan jadwal penerbangan
Letung-Tanjungpinang akan dilaksanakan setiap Rabu. Pesawatnya masih sama
dengan pesawat tahun lalu yakni pesawat Susi Air Casa 212 dengan jumlah
penumpang hanya 12 orang saja.
“Jadwalnya setiap hari Rabu, dari Tanjungpinang sekitar
pukul 13.00 WIB tiba di bandara Letung pukul 14.00 WIB. Kemudian terbang lagi
ke Tanjungpinang sekitar pukul 14.15 WIB dan tiba di bandara Tanjungpinang
sekitar pukul 15.15 WIB,” ungkap Kasatpel Bandara Letung Ariadi, ketika
dihubungi lewat telepon Kamis (16/3) kemarin.
Untuk harga tiket kata Ariadi, masih kurang lebih sama
dengan tahun lalu yakni sekitar Rp 281 ribu dari Letung. Sementara itu harga
tiket dari Tanjungpinang biasanya Rp 10 ribu lebih mahal dari harga tiket dari
Letung. Namun kata Ariadi, penjualan tiket belum bisa melalui online tapi masih
secara manual lantaran alat-alatnya belum ada.
“Kalau ada warga Anambas yang akan membeli tiket pesawat bisa
melalui telepon atau datang langsung ke bandara Letung karena belum bisa
melalui online,” ungkapnya.
Pihaknya saat ini masih memikirkan penumpang yang berasal
dari kecamatan Palmatak dan dari kecamatan Siantan karena untuk menuju Letung
harus menggunakan jalur laut dulu. Sehingga mengalami kesulitan saat akan
berangkat dengan pesawat.
“Itu masih menjadi PR kita. Kita sudah bicarakan dengan
Dinas Perhubungan dan Bupati mengenai hal ini, kita nantinya akan coba konsep
antar moda transportasi,” jelasnya.
Bukan hanya mengenai transportasi dari Matak dan Siantan
menuju bandara Letung, pihaknya juga masih memikirkan dan masih mengusahakan
untuk mendatangkan pesawat yang lebih besar supaya bisa mengakomodir kebutuhan
warga Anambas tentunya jika run way nya sudah memadai.
Diketahui jika penerbangan terakhir pesawat subsidi dari
pemerintah pusat terbang terakhir pada akhir tahun 2016 lalu, hingga bulan ini
baru ada penerbangan lagi.
*Sumber : Batam Pos
|