Kegiatan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional di 8 Desa & 1 Kelurahan Letung,Kecamatan Jemaja





































READ MORE

Promosi Wisata Anambas Harus Ditingkatkan




Jemaja – Gubernur Kepri Nurdin Basirun, meminta Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengedepankan pariwisata. Pasalnya daerah ini sudah memiliki modal besar dibidang tersebut, mulai dari pantai hingga alam bawah lautnya yang menawan.

“Anambas memiliki keindahan yang alami, Anambas jangan mengejar modernisasi karena yang asli seperti ini lebih mahal, tinggal dipromosikan,” ungkapnya pada kunjungannya ke Anambas kemarin.

Jika wisata Anambas sudah berkembang, maka dampaknya sangat nyata bagi masyarakat. Seperti pertumbuhan ekonomi yang saat ini masih terendah di Kepri. Jika pariwisata berkembang kata Nurdin, maka wisatawan banyak yang datang, maka yang diuntungkan masyarakat terutama yang menjalankan UMKM karena saat itu banyak permintaan.

“Perkembangan pariwisata paling berdampak pada masyarakat dibandingkan industri lain,” jelasnya.
Namun pemda harus melakukan pembenahan seperti infrastruktur yang memadai mulai dari jalan jembatan, bandara dan sebagainya sehingga akses trasportasi menjadi lancar. Dirinya juga menginginkan agar akses luar negeri bisa jalan karena di Anambas sendiri sudah ada entry dan exit point. Apalagi jika bandara Letung sudah bisa diperpanjang menjadi 2,2 km, maka diharapkan penerbangan luar negeri bisa langsung ke Anambas.
“Singapura, Malaysia itu dekat dan pasar yang bagus untuk menarik mereka datang ke Anambas,” ungkapnya lagi.




READ MORE

Festival Padang Melang Siap Pecahkan Rekor MURI



Jemaja - Festival Padang Melang ditargetkan pecahkan rekor Musium Rekor Indonesia. Pasalnya pada agenda tahun yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) itu akan dilakukan  pelepasan tukik (Anak penyu) sebanyak 5.000 ekor.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KKA,  Iwan Kurniawan Roni mengatakan, dilaksanakannya festival Padang Melang agar menjadi gerbang untuk promosi wisata KKA dan menjadi salah satu iven tahunan.

"Ini merupakan salah satu daya tarik pariwisata sekaligus memperkenalkan Pantai Padang Melang serta Jemaja dan Kabupaten Kepulauan Anambas," demikian disampaikan Iwan, Selasa (28/2).

Iwan menambahkan,  festival ini juga untuk membuka peluang investasi yang berbasis wisata bahari dan pelestarian wisata lingkungannya.

"Rencananya akan dilepaskan 5000 ekor tukik yang akan pecahkan rekor Muri,acara ini juga disejalankan dengan melestarikan seni budaya yaitu mempersembahkan 1000 orang penari topeng Gobang. dimana tarian Gobang sendiri merupakan tarian khas asal Anambas," tuturnya.

Lebih jauh Iwan mengungkapkan,  Festival Padang Melang sendiri akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2017. Kegiatan ini juga disejalankan dengan lounching Pulau Bawah.

"Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan libur akhir pekan, sehingga ditargetkan akan banyak wisatawan manca negara maupun domestik yang akan hadir ke Letung Kec.Jemaja," bebernya.

Masih kata Iwan,  selain dua kegiatan besar diatas Festival Padang Melang juga menyiapkan kegiatan lain seperti voli pantai,  pameran budaya serta menyiapkan stand-stand pameran lain yang pasti akan memikat siapa saja yang hadir.

"Langkah ini juga mendorong pemerintah Provinsi karena Padang Melang dan Air Terjun Temburun merupakan dua destinasi yang telah ditatapkan Provinsi di Anambas," jelasanya.

Pihaknya juga akan terus berupaya melakukan promosi wisata dan terus memperkenalkan Pariwisata Anambas ke dunia luar, hal ini mengingat Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan milik Anambas yang kedepannya menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.


"Selain Kelautan pariwisata merupakan sektor unggulan yang tentunya menjadi salah satu sumber PAD Anambas kedepannya," tutupnya.





READ MORE

STQ V Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas Dimeriahkan Ribuan Peserta Pawai Taaruf


Jemaja – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) V tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas dimeriahkan dengan pawai taaruf. Pawai yang dilepas Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, sejak Pukul 08.00 WIB itu diikuti 1845 orang perserta yang terdiri dari kafilah utusan tujuh kecamatan yang diramaikan oleh para pelajar dari mulai Sekolah Dasar (SD) sampai dengan SMU sederajat bahkan dari tujuh desa yang ada di kecamatan siantan.

Pawai yang dilepas Bupati Anambas Abdul Haris,SH, Selasa (14/3) diikuti Kafilah dari Kecamatan Siantan menjadi rombongan terbesar dengan 750 orang peserta pawai sedangkan Kecamatan Jemaja Timur paling sedikit yakni hanya 100 orang. Rute Pawai dimulai dari jalan Imam Bonjol, jalan Hang Tuah memutar ke Raden Shaleh dan finish di Lapangan Sepak Bola Sulaiman Abdullah.

Bukan hanya pawai saja, sejumlah peserta pawai juga menampilkan berbagai atraksi menarik mulai dari atraksi tari Gobang yang ditampilkan kafila Jemaja, sampai dengan Miniatur speed boat yang menjadi kendaraan khas Anambas untuk tujuan antar pulau.

Bupati mengungkapkan pawai Ta’ruf merupakan ajang silahturahmi dan saling memupuk rasa persatuan antar sesama dan kekompakan dalam membangun Anambas. “Ini ajang untuk meningkatkan tali silahturahmi dan mempererat tali persaudaraan,” tuturnya.


Bupati KKA juga menyampikan kepada masyarakat, pembukaan STQ V akan dilaksanakan pada malam pukul 20.00 WIB dan langsung dibuka oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.
READ MORE

Penerbangan Pinang – Letung Kembali Aktif

SYUKURAN DALAM RANGKA PERESMIAN OPERASIONAL BANDAR UDARA LETUNG KECAMATAN JEMAJA
DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS PROVINSI KEPULAUAN RIAU. LETUNG 2 DESEMBER 2016

Jemaja – Penerbangan di bandara Letung kembali aktif terhitung mulai Rabu (15/3) kemarin. Ke depan jadwal penerbangan Letung-Tanjungpinang akan dilaksanakan setiap Rabu. Pesawatnya masih sama dengan pesawat tahun lalu yakni pesawat Susi Air Casa 212 dengan jumlah penumpang hanya 12 orang saja.

“Jadwalnya setiap hari Rabu, dari Tanjungpinang sekitar pukul 13.00 WIB tiba di bandara Letung pukul 14.00 WIB. Kemudian terbang lagi ke Tanjungpinang sekitar pukul 14.15 WIB dan tiba di bandara Tanjungpinang sekitar pukul 15.15 WIB,” ungkap Kasatpel Bandara Letung Ariadi, ketika dihubungi lewat telepon Kamis (16/3) kemarin.

Untuk harga tiket kata Ariadi, masih kurang lebih sama dengan tahun lalu yakni sekitar Rp 281 ribu dari Letung. Sementara itu harga tiket dari Tanjungpinang biasanya Rp 10 ribu lebih mahal dari harga tiket dari Letung. Namun kata Ariadi, penjualan tiket belum bisa melalui online tapi masih secara manual lantaran alat-alatnya belum ada.

“Kalau ada warga Anambas yang akan membeli tiket pesawat bisa melalui telepon atau datang langsung ke bandara Letung karena belum bisa melalui online,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini masih memikirkan penumpang yang berasal dari kecamatan Palmatak dan dari kecamatan Siantan karena untuk menuju Letung harus menggunakan jalur laut dulu. Sehingga mengalami kesulitan saat akan berangkat dengan pesawat.

“Itu masih menjadi PR kita. Kita sudah bicarakan dengan Dinas Perhubungan dan Bupati mengenai hal ini, kita nantinya akan coba konsep antar moda transportasi,” jelasnya.

Bukan hanya mengenai transportasi dari Matak dan Siantan menuju bandara Letung, pihaknya juga masih memikirkan dan masih mengusahakan untuk mendatangkan pesawat yang lebih besar supaya bisa mengakomodir kebutuhan warga Anambas tentunya jika run way nya sudah memadai.

Diketahui jika penerbangan terakhir pesawat subsidi dari pemerintah pusat terbang terakhir pada akhir tahun 2016 lalu, hingga bulan ini baru ada penerbangan lagi.

*Sumber : Batam Pos
READ MORE

Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Popular Posts

Pages